August 3, 2021

Tidak boleh Marah dalam Mengasuh Anak

5 Tips Parenting Modern - About Tangerang

            Mengasuh anak merupakan kewajiban para orangtua. Biasanya para laki-laki menuntut sang istri untuk mengurus anak sendirian, dan mengajari anak dalam hal apapun. Nyatanya tidak semua hal pengajaran untuk sang anak dilakukan oleh ibunya, karena ada beberapa hal penting yang jika diajarkan oleh ayahnya maka akan membuat anak lebih cerdas dan berani. Kehadiran kedua orangtua sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Ayah selaku laki-laki bisa mengajarkan keberanian dan tanggung jawab kepada si anak, dan ibu mengajarkan tentang kasih sayang dan kepedulian kepada sesama. Terkadang orangtua tidak ingin repot untuk mengurus sang anak, sehingga anak dititipkan oleh pengasuh atau ke orangtua (nenek atau kakek). Padahal anak butuh mencontoh orang terdekatnya, dan dengan kehadiran orangtua sebagai guru pertama si anak akan berdampak besar untuk kehidupan dewasanya. Kita bisa melihat bagaimana pentingnya pengasuhan anak dalam situs parenting okemom.com. Ada beberapa hal yang bisa diperhatikan agar sang anak tetap nyaman dan senang ketika diajarkan oleh orangtua.

Cara Mengasuh Anak

            Semua orangtua bisa mengasuh anaknya sendiri. Namun pada kenyataannya, ada beberapa yang masih gagal dalam memberikan pengajaran bagi sang anak. Untuk dapat mengurus anak dengan menyenangkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua, diantaramya :

  1. Menjadi teman. Orangtua tidak boleh egois. Anak hanya ingin bermain dengan ibu atau ayahnya, dan mereka tidak mengerti mengapa ayah ibunya tidak bisa menemaninya. Jadilah teman bermain anak sehingga anak bisa menjadikan orangtua sebagai teman juga. Sehingga saat sudah dewasa, anak bisa lebih nyaman untuk mengungkapkan apa saja yang dialami olehnya. Bisa juga jadi teman curhat dan buatlah senyaman mungkin saat berinteraksi dengan anak. Buarlah list permainan dan pengajaran setiap hari, yang bisa dilakukan di dalam rumah dan outdor. Misalnya, untuk pelajaran saat di rumah bisa membuat list bermain sambil belajar huruf dan angka. Atau belajar tentang suara hewan, dan mengenal nama-nama buah. Untuk pengajaran outdor, kita bisa mengajarkan anak tentang bela diri, atau bermain badminton bersama. Bisa juga mengajarkan anak bermain sepeda atau pushbike.
  2. Sabar. Kesabaran orangtua terhadap anaknya harus dilatih dan ditingkatkan. Karena semakin anak tumbuh dewasa, anak semakin semaunya sendiri dan memiliki jalan pikir yang berbeda. Selalu sabar dalam mengajari anak saat bermain atau saat belajar. Anak tidak bisa langsung paham dengan apa yang kita katakan. Selalu ulang kalimat jika kita ingin anak cepat paham. Misalnya saat mengajari anak belajar berhitung, selalu ulang terus angka yang akan kita ajarkan. Gunakan nyanyian atau tebak-tebakan agar anak senang dan mudah meghapalnya.
  3. Luangkan waktu. Gunakan waktu Anda yang sedikit untuk tetap bisa menemani anak ke tempat bermain, atau sekedar membeli makanan. Ajarkan juga tentang tata krama dan sopan santun saat berpergian. Tidak hanya belajar di rumah, anak juga butuh refreshing dan belajar sosial. Kita bisa mengajarkan anak untuk beik kepada siapapun, menghormati yang lebih tua, tidak mendahului saat antre, dan tetap berkata sopan kepada siapapun. Meskipun jadwal kita padat, luangkan waktu sehari untuk mengajak anak pergi melihat dunia luar. Selain mengajarkan keberanian, anak juga bisa diajarkan cara bersosialisasi dengan oranglain. Jadi anak sudah terbiasa saat memasuki masa sekolah.

Masih ada banyak lagi pengajaran yang bisa diambil dari situs parenting okemom.com. Sehingga orangtua bisa lebih belajar lagi bagaimana berinteraksi kepada anak, dan membuat anak lebih bahagia diajarkan oleh orangtuanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *