July 10, 2020

Kiat Nutrisi Untuk Sahur Sehat Selama Bulan Ramadhan

7 Kreasi Resep Wortel untuk Menu Sahur dan Buka Puasa, Semuanya Enak!

ketika umat Islam di seluruh dunia mulai merayakan bulan Ramadhan dengan jutaan orang mulai berpuasa, ada beberapa kebiasaan makan utama yang perlu dipertimbangkan. Puasa yang panjang menyebabkan perubahan gaya hidup masyarakat dan sering mengubah asupan gizi. Untuk memiliki Ramadhan yang sehat dan memuaskan, ada beberapa kebiasaan makan yang harus kalian perhatikan.

Salah satu makanan paling penting di bulan Ramadhan adalah sahur, yaitu makan sebelum fajar. Manfaat makan saat sahur sangatlah banyak oleh karena itu kita tidak boleh meninggalkan sahur. Makanan yang kalian pilih untuk sahur sangat penting karena harus membuat kalian kenyang dan terhidrasi sepanjang hari. Meskipun kalian mungkin tidak merasa lapar, hanya minum air putih untuk sahur meningkatkan ambang batas normal sekitar 16 jam hingga rata-rata 20 jam dan menyebabkan kadar gula darah turun lebih cepat, yang pada akhirnya bisa menyebabkan perasaan lebih lelah sepanjang hari. Sebaliknya, jika sahur terlalu kenyang, aktivitas metabolisme tubuh kalian menurun, meningkatkan kemungkinan kenaikan berat badan. Untuk menjaga keseimbangan yang sehat, sahur yang pas adalah suatu keharusan setiap hari sebelum memulai puasa.

Tips saat sahur:

  1. Jangan lupa minum air putih

Kalian bisa menganggap sahur sebagai sarapan pagi yang dipercepat. Dalam makanan ini, kalian harus memilih makanan yang ringan tetapi akan membuat kalian kenyang untuk waktu yang lama. Ahli gizi menyarankan minum setidaknya dua gelas air selama sahur agar tetap terhidrasi. Tetapi, lebih penting untuk menyebarkan 2 liter air antara iftar dan sahur dan minum air secara perlahan untuk memastikan bahwa kita mendapatkan jumlah hidrasi yang tepat yang kita butuhkan untuk hari itu.

  1. Hindari makanan utama yang terlau berat

Kalian harus memilih untuk sahur seimbang daripada makan hidangan utama selama sahur. Jika kalian mengonsumsi hidangan daging, nasi, dan pasta agar kenyang, kalian akan lapar dan haus sepanjang hari. Jika Kalian merasa tidak akan bisa bangun untuk sahur, kalian dapat memiliki 1 cangkir kefir, dua kurma kering dan tiga kenari utuh, yang merupakan sumber protein dan ramah di usus, sebelum tidur.

  1. Makan sayuran-sayuran untuk menyegarkan diri

Sayur-sayuran hijau dapat dikonsumsi secara melimpah di sahur, karena dapat menyegarkan nafas dan memurnikan tubuh. Sayuran hijau ini kaya akan antioksidan dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh saat memerangi radikal bebas penyebab penyakit. Purslane, arugula, mentimun, selada, kol, keriting ungu, wortel, peterseli, dan semua sayuran lainnya adalah beberapa makanan yang melembabkan tubuh. Kalian bisa membuat salad dengan sayuran untuk sahur. Jamur adalah salah satu alternatif yang membuat Kalian kenyang untuk waktu yang lama. Kalian bisa menambahkannya ke omelet atau masakan sayur.

  1. Makan makanan dengan protein

Telur, yang merupakan sumber protein terbaik setelah ASI, membantu kita tetap kenyang untuk waktu yang lama. Kalian bisa merebus telur atau menggorengnya dengan sedikit minyak. Kalian juga dapat mengonsumsi keju, 1 cangkir yogurt, 1 cangkir kefir, beberapa ayran dengan banyak mint atau 1 cangkir susu bebas laktosa. Produk-produk itu akan memberi kalian cukup protein untuk merasa kenyang di hari berikutnya.

  1. Kacang-kacangan, teh herbal, dan sup

Kalian dapat mengonsumsi satu atau dua potong roti cokelat gandum, yogurt, biji rami, 2-3 sendok makan gandum dan satu genggam kenari, almond, atau hazelnut. Memiliki beberapa teh herbal dengan irisan lemon atau teh hitam juga baik untuk tubuh Kalian. Mereka yang tidak ingin sarapan dapat membuat sup dengan lentil, buncis, yogurt, gandum, ayam dengan sayuran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *