January 22, 2022

Keuntungan Hingga Konsekuesi IPO Bagi Perusahaan

Strategi BEI Gaet Unicorn Agar Tak IPO di Singapura
source gambar : fortuneidn.com

IPO adalah sebuah istilah dimana ada sebuah perusahaan yang menawarkan serta menjual efek-efek yang bentuknya saham untuk masyarakat luas. Jika dilihat secara sederhana hal tersebut merujuk pada masa saat pertama kali perusahaan masuk ke bursa efek indonesia untuk melakukan sebuah penawaran saham perdana di public.

IPO ini juga bisa jadi sebuah pertanda di mana sebuah perusahaan swasta yang asalnya tertutup jadi sebuah perusahaan public. Jadi IPO juga sering sekali disebut dengan istilah go public. Tujuan dari IPO ini yaitu supaya perusahaan bisa mendapat sebuah modal dari luar. IPO juga biasa dilakukan ketika kondisi pasar sedang kondusif.

Keuntungan IPO

Seperti yang ada di halaman Bursa Efek Indonesia, ada beberapa keuntungan untuk sebuah perusahaan yang melakukan IPO, ini dia beberapa keuntungan yang bisa didapatkan:

  • Akses untuk pendanaan di pasar saham

Dengan adanya IPO menjadikan nilai saham dari perusahaan jadi meningkat, dengan begini menjadikan perusahaan punya struktur pemodalan yang cukup optimal. Nantinya pemodalan ini bisa di gunakan untuk meningkatkan modal kerja, melakukan investasi, membayar hutang, hingga melakukan akuisisi.

  • Tambahan kepercayaan untuk akses pinjaman

Dengam membuat persahaan jadi perusahaan public hal ini menjadikan sahamnya bisa di perdagangkan di dalam bursa, bagi kalangan perbankang bisa lebih kenal dan juga perjacara kepada perusaaan. Alasannya karena mereka bisa tahu kondisi keuangan dari perusahaan melalui bursa. Disisi lainnya akses perusahaan untuk menerbitkan sutat hutang jadi sangat mudah.

  • Likuiditas

Jika pemegang saham yang selaku pendiri butuh dana untuk memenuhi keperluan usaha yang lain, mereka in ibisa melakuakan sebuah investasi di bursa efek indonesia menggunakan nilai yang cukup optimal.

  • Mendapat insentif pajak

Perusahaan yang sudah IPO bisa mendapaykan penurunan tariff untuk pajak, penurunannya sebesar 5% lebih rendah dari tariff wajib pajak di dalam negri. Hal ini juga dengan catatan 40% dari sahamnya sudah tercatat dan sudah di perdagangkan di dalam bursa. Selain itu harus punya juga minimal 300 pemegang saham. Kebijaka tersebut ada di Peraturan Pemerintah Nomor 56 tahun 2015 mengenai Penurunan Tarif Pajak Penghasilan untuk Wajib Pajak Badan yang Ada di Dalam Negeri yang terbentuk Perseroan Terbuka.

  • Meningkatkan citra perusahaan

Dengan  membuat saham ada di dalam bursa efek indonesis, maka informasi mengenai perusahaan ini akan selalu diliput dan berkaitan dengan media, analis di perusahaan sekuritas, dan penyedia data. Publikasi ini juga bisa sedikit membantu untuk meningkatkan image dan juga ekposur untuk perusahaan.

Konsekuensi IPO

Dibalik beberapa keuntungan yang bisa didapatkan ada juga beberapa konsekuensi yang harus Anda pahami, diantanya:

  • Biaya yang dikeluarkan besar

Biasanya hanya perusahaan kapitalis besar saja yang sudah siap IPO, hal ini disebabkan biaya untuk IPO ini cukup mahal. Perusahaan ini harus bisa membayar biaya untuk akuntan publik, hukum, pencatatan dan administrasi saham, notaris, penitipan kolektif saham, underwriter, biaya jasa konsultan, dan masih banyak lagi biaya lainnya.

  • Berbagi kepemilikan

Dengan adanya investor dari public, menjadikan pemegang saham pendiri tidak lagi memiliki perusahaannya secara penuh, hal ini mengharuskan dia berbagi suara saat ada rapat umum untuk para pemegang saham. Pemegang saham pendiri juga tidak bisa terus mempertahankan dirinya untuk jadi pemegang saham yang punya kendali,selama saham yang dia miliki lebih dari 50% dari jumlah semua saham yang telah disetor penuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *